Persiapan mengikuti program bayi tabung di GIVF

ivf CYCLE

Siklus IVF

 

Kepada pasangan yang sudah mantap mengikuti program IVF, kami ingin mengingatkan bahwa persiapan yang baik adalah sangat penting agar program IVF dapat efisien dalam hal waktu, tenaga dan tentu saja biaya.  Persiapan yang baik juga meningkatkan kemungkinan keberhasilan program.

Untuk itu ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar IVF siklus alamiah dapat berjalan sesuai target.

PERSIAPAN ISTRI :

1. Siklus menstruasi.
Siklus menstruasi yang baik untuk mengikuti IVF siklus alami adalah yang teratur (27-30 hari).  Bila siklus anda kurang teratur, dapatkan pengobatan dengan klomifen sitrat (clomiphene citrate – Diphten, Blesifen, Profertil, Pinfetil dll) 1 x 2 tablet selama 5 hari, hari ke 3 sampai ke 7.
Sebaiknya bila anda sudah sering menggunakan obat ini, hentikan dahulu 1 siklus (tanpa obat) dan anda bisa memulai program pada siklus berikutnya.  Siklus menstruasi yang tidak teratur bisa juga disebabkan penyakit lain seperti penyakit sindroma ovarium polikistik, gangguan hormon prolaktin, tiroid, atau kekurangan hormon FSH.  Pastikan anda tidak mengalami hal ini dengan berkonsultasi dan melakukan pengobatan terlebih dahulu dengan  dokter anda.

2. Keputihan.
Pastikan tidak ada keputihan (leukorea/vaginitis).  Bila anda sedang mengalami keputihan atau anda tidak yakin, pastikan untuk memeriksakan diri dan berobat ke dokter anda terlebih dahulu.

3. Penyakit 
Bila anda sedang tidak fit maka sebaiknya anda jangan memulai program, persiapkan diri anda dengan meminum multivitamin (termasuk asam folat) . Bila anda sedang menderita penyakit jantung, hipertensi, diabetes melitus, atau penyakit kronis lainnya, sebaiknya anda melakukan pengobatan terlebih dahulu sampai penyakit ini terkontrol.

4. Kegemukan
Bila anda menderita kegemukan (BMI > 29) , dan ketidak teraturan menstruasi, jangan memulai program.  Pada kasus seperti ini maka angka keberhasilan akan menurun dan sebaiknya anda mempersiapkan diri dengan berusaha menurunkan berat badan.

5. Histerosalfingografi (HSG)
Pemeriksaan kualitas tuba dan kontur uterus sangat penting untuk keberhasilan kehamilan.  Bila pada uterus dan tuba didapatkan gangguan, sebaiknya anda berkonsultasi dengan dokter anda apa yang harus dilakukan agar IVF dapat berjalan dengan lancar.  Khusus untuk masalah hidrosalphing dengan tuba non paten, SANGAT direkomendasikan agar anda melakukan tubektomi (pemotongan tuba) atau ligasi tuba  dengan  laparoskopi atau laparatomi sebelum melakukan IVF.

PERSIAPAN SUAMI

1. Analisis sperma
Mengetahui kualitas sperma adalah mutlak. Bila pada analisis sperma, terdapat lekosit yang berlebihan maka sebaiknya anda minum obat antibiotika (misalnya levofloxacin 1 tablet perhari minimal 10 hari, atau doksisiklin 2 x sehari selama 10 hari)

2. Abstinensia
Sebaiknya abstinensia sejak 1 hari sebelum hari pemeriksaan (hari ke 10) agar kualitas sperma optimal pada saat dibutuhkan.

PERSIAPAN ISTRI DAN SUAMI

1. Jadwal Pemeriksaan
Bila beberapa hal yang telah saya sebut diatas telah dilewati maka selanjutnya adalah melakukan perjanjian.
Deteksi ovulasi (pemeriksaan folikel) dilakukan pada hari ke 10 bila siklus anda 28 hari bila tidak, maka anda harus datang sekitar 3-4 hari sebelum ovulasi. Dan untuk itu sebaiknya anda melakukan perjanjian (mendaftar) untuk mendapatkan waktu pemeriksaan.

2. Mengenali Program
Untuk mempersingkat waktu dan agar konsultasi dapat berjalan efisien, sebaiknya anda mempelajari terlebih dahulu mengenai bayi tabung (IVF), khususnya siklus natural (IVF natural Cycle) termasuk pemeriksaan-pemeriksaan dan obat-obat pendukung yang mungkin akan anda dapatkan. Bila anda ingin mengetahui lebih dalam termasuk syarat administratif dan skema finansial maka anda dapat berkonsultasi kepada staf kami di 0293-367800 atau facebook@gladioolivf

Advertisements
Image | Posted on by | Tagged , , , , | 35 Comments

Kehamilan setelah PESA-ICSI kasus azoospermia

Sahabat GIVF yang berbahagia,

Meskipun agak terlambat, pada kesempatan ini kami team GIVF ingin menyampaikan sebuah laporan keberhasilan program GIVF yang merupakan tindakan IVF minimal stimulation, PESA (pengambilan sperma dari epididimis) dan ICSI (penyuntikan sperma ke dalam sel telur) pada kasus azoospermia.
Kasus ini menjadi spesial karena merupakan keberhasilan yang pertama pada tindakan PESA dan ICSI di klinik kami.

Seperti kita ketahui azoospermia adalah kondisi dimana tidak terdapat benih sperma pada ejakulat / semen pria. Kondisi ini dapat disebabkan karena bermacam-macam faktor.  Keterangan selengkapnya dapat dibaca di sini: Azoospermia.

Laporan selengkapnya :

  • Suami (37 th)
    Analisis sperma : azoospermia
    Hormon : FSH/LH/Testosteron/prolaktin normal
    PESA diagnostik : didapatkan sperma.
Percutaneus Epididy mical Sperm Aspiration

ilustrasi

  • Istri ( 33 th)
    Pada pemeriksaan semua dalam keadaan normal.

Protokol IVF 
Hari pertama menstruasi terakhir (H+1) September 2016
H+3  Induksi ovulasi menggunakan CC dan kombinasi FSH
H+12 Dilakukan pengambilan sel telur (OPU) mendapat 4 oosit (sel telur), dilanjutkan dengan tindakan tindakan PESA pada suami.

hasil-sperma-pesa

Sperma : ditemukan sperma
Morfologi Normal 28% Morfologi Abnormal 72%
Motil Progresif 18% Motil Non-Progresif 82%
Gambar morfologi sperma:
Bakteri: (+) Positif 1
Berdasar hasil tersebut, dilakukan preparasi dengan teknik (CSDG / Washing / Swim up) Untuk fertilisasi, dilakukan penyuntikan 1 sperma ke dalam oosit
(ICSI/Intra Cytoplasmic Sperm Injection).

Ilustrasi

Ilustrasi

Dua hari setelah fertilisasi kami mendapatkan kabar  ada 1 embrio yang berhasil  berkembang. Transfer embryo dilakukan pada H+15

Kabar gembira datang pada hari ke 12 post transfer embryo dengan hasil bHCG 176,5 yang berarti kehamilan secara biokimiawi terjadi.
Kami mengucapkan selamat pada pasangan Tn.A dan Ny.Y yang saat ini sudah menginjak usia kandungan ke 22 minggu.

Semoga kehamilan berlanjut sampai melahirkan anak yang sehat.

team

GIVF team

 

 

Posted in azoospermia, Bayi tabung mudah dan terjangkau, Event, Keberhasilan bayi tabung GIVF | Tagged , , , , | 5 Comments

Kegembiraan ganda

Kasus yang akan kami bagikan ini adalah kasus kehamilan ganda terbaru dari program IVF di Gladiool.   Jumlah keberhasilan dengan kehamilan ganda (kembar/twin) di klinik kami hanya 10% dari seluruh keberhasilan (sebagian besar tunggal). Hal ini dikarenakan sebagian besar pasien menggunakan siklus natural atau mild stimulation sehingga sebagian besar kami melakukan transfer 1 (single) embryo. 

Demi kebaikan bersama, nama pasien kami rahasiakan.

Pasangan suami 34 th dan istri 35 th, infertil 9 tahun, melakukan program ivf ke 2, short (antagonist) protocol.

  • H2-H7 injeksi FSH 150iu
  • H7-H10 injeksi FSH 225 iu 
  • H11-H12 injeksi FSH 225 iu dan GnRHant
  • H13 injeksi trigger dan FSH 225 iu
  • H14 OPU diperoleh 6 oocyte

Embryo hari 1-3

  • H19 transfer 2 embryo tahap Awal morula

2 embryo awal morula


  • 12 hari post ET : bHCG 875 (cukup tinggi-ada kemungkinan kehamilan ganda)
  • 22 hari post ET : pemeriksaan USG


Kami sangat bersyukur atas hasil ini.  Semoga para pasangan yang belum beruntung dapat mengambil manfaat dari uraian kasus di atas. 

Keep the spirit! 

GIVF team.

Posted in Event | 8 Comments

Salam bahagia dari Ungaran

Masih dalam suasana gembira tahun baru, berikut ini kami sampaikan testimoni yang membahagiakan…
Terima kasih kepada bapak Farikin dan istri yang bersedia berbagi.


Salam bahagia,

Assalamualikum, wr.wb.

Perkenalkan nama saya M. Farikin dan istri saya bernama Mardliyah yang beralamat di Desa xxxxxxx RT x RW x Kec. xxxxxxx Kota Salatiga.

Pertama kali kami mendapat informasi mengenai natural ivf Gladiool magelang dari dr Adil Zulkarnaen Sp.OG yang bertugas di Klinik Harapan Bunda, Kalirejo,Ungaran.  Setelah mendapatkan informasi dan rekomendasi dr Adil, kami langsung mendatangi Rumah Sakit Gladiool Magelang. Disana kami mendapatkan penjelasan mengenai proses bayi tabung.

Sebelum kami mengetahui tentang RS. Gladiool, kami sudah melakukan berbagai macam cara untuk mendapatkan keturunan selama kurang lebih 12 tahun. Kami melakukan program bayi tabung di RS. Gladiool yang ditangani oleh para dokter, tim bayi tabung dan para susternya. Kami melakukan program bayi tabung sebanyak dua kali, untuk yang pertama gagal dikarenakan kualitas embrio yang kurang memenuhi syarat untuk dilakukan tahap selanjutnya dan Alhamdulilah untuk program yang kedua berhasil.

Pelayanan di sana sangat baik dan ramah serta membuat kami menjadi sangat nyaman melalui prosesnya. Rumah sakitnya sangat bersih dan nyaman, setelah embrio transfer, kami menginap di sana selama dua hari. Kamarnya bersih dengan pelayanan yang sangat memuaskan.

rafassya
Alhamdulilah pada tanggal 3 November 2016, pukul 5.45 lahirlah buah hati kami yang berjenis kelamin perempuan dengan BB: 3kg PB: 45cm di RS Mitra Setia Sejati Ungaran dalam keadaan sehat dan selamat, dan kami memberi nama

“Rafassya Berlianna Aisy”.

Terimakasih,

Wassalamualaikum, wr.wb

Info Penulis:

No Hp: 08571339xxxx (Mardliyah)

Image | Posted on by | 3 Comments

Happy New Year


Segenap team Gladiool IVF mengucapkan Selamat Tahun Baru.  Semoga tahun 2017 penuh dengan kasih sayang dan kebahagiaan. 

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Another good news

Mr. & Mrs Beny & Merinatalia

Beny, Merin dan Biru Langit

Sungguh senang mendapat kunjungan Bpk. Benny, Ibu Merin dan putra kesayangan “Biru Langit” yang datang dari jauh.
Tidak terasa waktu terus berjalan semenjak program IVF sampai kelahirannya 3 Maret 2015.

Terima kasih sudah berkunjung dan berbagi cerita dengan GIVF team.

 

 

 

 

————— posting Januari 2015

Di bawah ini adalah berita baik yang saya dapatkan dari forum diskusi blog http://www.bayi-tabung.com (kepada Merin dan suami, selamat atas keberhasilannya dan terima kasih bersedia menuliskan pengalaman ini)

Berhasil bayi tabung di Gladiool Magelang – Merin

Link : http://bayi-tabung.com/berhasil-bayi-tabung-di-gladiool-magelang-merin/
pregnancy_test_positive
Setelah dapat referensi mengenai natural ivf Gladiool magelang di forum ini, saya langsung buka web Gladiool dan menghubungi cari tahu lebih lanjut mengenai prosesnya.
Kebetulan yang kami cari adalah proses yang tidak menggunakan banyak obat2an dan suntikan.
Siklus mens saya juga teratur setiap bulannya sehingga memenuhi persyaratan untuk Natural IVF.
20 Juni 2014 konsultasi ke Gladiool, dan proses cek nya cuma 3 kali datang, langsung dikasih jadwal suntik pecah telur, opu dan embrio transfer. Keseluruhan proses cuma memakan waktu kurang lebih 7 harian. Oya saya datang di mens hari ke 7 untuk jaga2 saja.
Dokter Dodi, tim bayi tabung nya, dan para suster nya ramah, membuat kami menjadi sangat nyaman melalui prosesnya. Rumah sakitnya juga cozy, kebetulan setelah embrio transfer, kamar kelas 1 dan vip full sehingga menginaplah 1 malam di vvip yang cozy banget, kata suami spt kamar hotel ????. Paginya check out dan sorenya langsung kembali ke jakarta. Deg2 an juga sih mesti naik pesawat setelah et. Tapi menguatkan hati kalau Tuhan yang beri pasti diberikan kekuatan
2 minggu bedrest, yah ga ada anjuran dari dokter, tapi karena penantian 6 tahun membuat saya harus extra hati2. Tanggal 12 juli dijadwalkan cek bhcg dan urin, sebelumnya tanggal 10 juli saya iseng testpack pagi2 dan hasilnya 2 garis, antara kaget, ga percaya, dan deg2an karena jadwal cek masih 2 hari lg. 12 juli pun datang, dan hasilnya resmi sudah, bhcg 315, urin kehamilan positif. Dimulailah moment tangis2an dan telp ke orang tua kami.
Puji Tuhan akhirnya kami diberi hadiah luar biasa setelah 6 tahun menanti.
Info Gladiool Magelang:
http://gladiool.com/
https://gladioolivf.wordpress.com/
Biaya kurang lebih 13 juta diluar biaya lab dan obat serta biaya konsultasi pada saat visit awal.
Posted in Keberhasilan bayi tabung GIVF | Tagged | 5 Comments

Obesitas, faktor dan penyulit program ingin anak

Obesitas atau kegemukan adalah masalah yang besar di bidang kesehatan umum. Obesitas meningkatkan risiko dislipidemia (perlemakan), penyakit jantung dan pembuluh darah, diabetes melitus, infeksi dan banyak sekali penyakit lainnya.

Dalam bidang kesehatan reproduksi wanita, obesitas akan menyebabkan berbagai risiko berbagai penyakit seperti :
• Gangguan ovulasi, gangguan menstruasi dan infertilitas
• Polikistik ovarium sindrom, hiperplasia endometrium, kanker rahim.
• Kehamilan risiko tinggi (keguguran dan prematuritas , preeklamsia, diabetes mellitus, polihidramnion)

Khusus di bidang infertilitas, sebuah penelitian menunjukkan bahwa sekitar 34% dari wanita muda (usia rata-rata 23 tahun) yang sulit hamil (infertilitas) disebabkan obesitas. Dalam hubungannya dengan amenorrhea (tidak mendapatkan menstruasi), 45% nya adalah wanita yang obes.

Dengan kata lain, obesitas tidak hanya membuat menjadi sulit hamil, namun juga menimbulkan berbagai macam komplikasi pada saat kehamilan. tidak hanya obesitas membuatnya jauh lebih sulit untuk hamil, tetapi juga menyebabkan sang ibu dan bayi untuk segala macam risiko sebelum dan sesudah kelahiran. Hasil survey dari Catsicas (2013) menunjukkan bahwa selain di atas, wanita obesitas yang menjalani perawatan bayi tabung, akan lebih banyak gagal daripada pasien yang tidak obes.

Penyebab

Lemak yang disimpan dalam tubuh wanita dikenal untuk menghasilkan hormon pria yang disebut androgen. Androgen in dapat menyebabkan hambatan pematangan folikel dan sehingga menyebabkan anovulasi. Hal yang sama juga ditemukan pada hormon leptin, yang memainkan peran penting dalam mengatur asupan energi (nafsu makan) dan metabolisme, yang juga dikaitkan dengan timbulnya obesitas

Solusi 
Penurunan berat badan sangat penting bagi penderita obesitas untuk meningkatkan kemungkinan hamilnya. Minimal sebesar 5% dari berat badan (rata-rata 15%) sudah dapat mengembalikan situasi ke keadaan yang lebih baik. Wanita obes yang berhasil mengurangi berat badannya (minimal 5%) akan kehilangan 11% dari lemak perut mereka, mengurangi ukuran lingkar pinggang sebesar 4cm, meningkatkan sensitivitas insulin sebesar 71%, memperbaiki lingkungan hormonal dalam tubuh mereka, siklus ovulasi dan menstruasi pulih, meningkatkan laju kehamilan mereka (Zain & Norman, 2008)

Pengobatan obesitas itu sendiri harus menjadi tujuan awal sebelum memulai obat pemacu ovulasi atau dibantu teknik reproduksi. Tujuan pengobatan obesitas ini tidak hanya pada lingkup infertilitas namun juga bermanfaat setelah wanita tersebut hamil, serta kesehatannya secara umum.
Beberapa kenyataan yang mengecewakan adalah wanita dengan PCOS cenderung menambah berat badan dengan cepat karena resistensi insulin yang memiliki efek anabolik, dikombinasikan dengan peningkatan nafsu dan kecenderungan untuk menginginkan makanan manis (permen, roti putih, kue, dll) yang disebabkan oleh androgen yang diproduksi tubuh mereka.

Selain itu, faktor psikologis memainkan peran penting. Wanita obesitas dengan PCOS yang sedang ‘bad mood’ atau suasana hati depresi, cenderung makan mereka dengan tinggi lemak, makanan dengan indek glikemik tinggi (karbohidrat dan makanan manis), sehingga membuat situasi lebih buruk. Masalh tersebut diperberat dengan kesulitan kenyang karena kadar ghrelin mereka juga terganggu.

Gaya hidup sehat adalah kunci keberhasilan

Gaya hidup sehat adalah kunci keberhasilan

Karena berbagai hal yang kompleks tersebut maka sangat penting perjuangan melawan obesitas, PCOS dan infertilitas tersebut di rangkum dalam satu program perubahan gaya hidup yang mencakup :

  1. Perubahan pola makan dengan gizi yang seimbang, rendah gula, diet rendah lemak.
  2. Peningkatan aktivitas fisik atau olah raga teratur yang terprogram.
  3. Obat seperti metformin dan klomifen sitrat merupakan obat pilihan utam untuk terapi PCOS dan meningkatkan kemungkinan untuk hamil.
  4. Modifikasi perilaku guna mengubah pendekatan pasien sehingga dapat mengatasi emosi negatif seperti  kecemasan, ketakutan, kemarahan dan kebiasaan buruk.

INVITROFERTILIZATION

Pasien PCOS dengan gangguan ovulasi tidak akan dapat melakukan IVF-Siklus Natural seperti di GIVF,  yang mensyaratkan adanya telur alami yang sehat.  Hal ini disebabkan oleh 2 hal utama : 1) Oosit yang dihasilkan oleh pasien PCOS pada umumnya mempunyai kualitas yang tidak sebaik pasien non PCOS.  2) Kondisi hormon dan metabolisme pasien PCOS tidak mendukung untuk menerima dan merawat embryo dengan baik.  Kedua hal ini yang menyebabkan  keberhasilan IVF pada pasien PCOS menjadi turun.

Untuk itu, pasien harus mendapatkan terapi sampai siklus ovulasi dan menstruasinya menjadi normal paling tidak 2 siklus, sebelum mengikuti IVF-SN.

Dilain pihak pasien dengan PCOS yang mengikuti IVF dengan COH (induksi ovulasi dengan hormon) berisiko memerlukan dosis hormon yang lebih besar dan berisiko untuk terkena komplikasi hiperstimulasi ovarium.

Kesimpulan

Sebagian pasien dengan kegemukan ini mendambakan program kehamilan yang instan, dan sanggup membayar berapapun. Pada kenyataanya, masalah obesitas adalah masalah kompleks, rumit dan menyangkut seluruh aspek keshidupan seseorang, sehingga tidak bisa diselesaikan dengan satu ‘obat mujarab’ apalagi dalam waktu singkat.
Modifikasi gaya hidup untuk lebih baik dengan tujuan menurunkan berat badan dan meningkatkan kemungkinan hamil bisa di upayakan melalui tindakan sederhana, mudah, dan anda akan terkejut karena biayanya relatif sangat murah dibandingkan pengobatan medis.
Jadi bila anda ingin berjuang melawan PCOS dan infertilitas, maka modifikasi gaya hidup adalah langkah pertama menuju keberhasilan

Posted in Bayi tabung mudah dan terjangkau, Obesitas, PCOS, Uncategorized | 11 Comments